Kalong sebagai Media Pembelajaran dalam Materi Debit: Menumbuhkan Pemahaman Konsep

Penulis

  • asyifa nurhaliza Universitas Lampung Penulis
  • liza ayu mareta Universitas Lampung Penulis
  • rizka ameilia Universitas Lampung Penulis
  • tasya Universitas Lampung Penulis
  • sisnawati Universitas Lampung Penulis

DOI:

https://doi.org/10.23960/1kpx0908

Kata Kunci:

Media Pembelajaran, Kalong, Debit

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep debit, yang berhubungan dengan minimnya media pembelajaran yang mendukung. Hal ini mengakibatkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media kalong (kaleng bolong) sebagai alat bantu pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman konsep debit pada siswa. Dengan melibatkan 18 siswa kelas V SDN 6 Metro Pusat sebagai subjek penelitian, metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa adalah angket, yang dikembangkan untuk mengetahui seberapa jauh konsep debit dapat dipahami setelah penggunaan media kalong. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai pre-tes  dan post-test siswa sebelum dan sesudah menggunakan media kalong (kaleng bolong)  adalah 50,5 dan 92,5. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari angket, media kalong terbukti mampu meningkatkan pemahaman siswa. Penggunaan media ini memungkinkan siswa lebih mudah memahami konsep debit melalui demonstrasi yang nyata dan menarik. Rata-rata nilai hasil angket menunjukkan bahwa mayoritas siswa merespons positif penggunaan media ini, dengan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konsep debit. Dengan demikian, media kalong (kaleng bolong) dapat dianggap sebagai alat pembelajaran yang efektif untuk membantu siswa lebih memahami konsep debit secara praktis dan interaktif.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Asdak, C. 2002. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dalam Menghitung Debit. Gadjah Mada University Press. 630 hal.

Arsyad, Azhar., 2011, Media Pembelajaran, Rajawali Pers, Jakarta.

Asyar, Rayandra. 2012. Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Gaung Persada Press

Emzir. (2009). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Fadilah, A., Nurzakiyah, K. R., Kanya, N. A., Hidayat, S. P., & Setiawan, U. (2023). Pengertian media, tujuan, fungsi, manfaat dan urgensi media pembelajaran. Journal of Student Research, 1(2), 01-17.

Padli, P. (2013). Peninjauan Debit Limpasan Saluran Macro Jalan A. Yani Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara. Kurva Mahasiswa, 1(1), 110-116.

Rahmawati, W. (2021). Model Pembelajaran Open-Ended Sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Konsep Debit di Kelas V SDN Rembang 2 Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(2), 245-255

Diterbitkan

2026-02-21

Cara Mengutip

Kalong sebagai Media Pembelajaran dalam Materi Debit: Menumbuhkan Pemahaman Konsep. (2026). Journal of Multidisciplinary Education, 2(1), 13-22. https://doi.org/10.23960/1kpx0908

Artikel Serupa

1-10 dari 24

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.