MEMBANGUN KEBERAGAMAN DENGAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL GUNA MENCEGAH BULLYING DI SEKOLAH DASAR
Kata Kunci:
multicultural education, elementary school, diversity, social conflictAbstrak
Pendidikan Multikultural dapat menjadi sebuah bekal peserta didik dalam pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan agar menjadi warga negara yang baik. Dengan keberagaman yang ada di Indonesia tentunya pendidikan multikulturan memegang peran penting yang sangat relevan dengan kehidupan nyata peserta didik. Pendidikan multikultural dapat diimplementasikan di sekolah dasar sebagai bentuk upaya dalam mengatasi atau pencegahan konflik sosial. dengan penanaman nilai toleransi, empati, nasionilsme dan saling menghormati di diri anak sejak dini maka akan terciptanya lingkungan belajar inklusif dan mencegah konflik sosial di masa yang akan datang.
Unduhan
Referensi
Anam, C., & Marlina, T. (2022). Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran. Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 5(1), 10-19.
Arifudin, I. (2007). Urgensi implementasi pendidikan multikultural di sekolah. INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 12(2), 220-233.
Ayu, D. G., Azqia, E. A., Komariah, K., & Sari, S. D. (2018). IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MULTIKULTURALISME BERBASIS ALAT PERAGA EDUKATIF SEBAGAI UPAYA MENGURANGI AKSI BULLIYING ANTAR PELAJAR. PKM-P, 2(2).
Hasibuan, V. U., Lestari, W., Yani, F., & Lova, S. M. (2023). Edukasi Bullying Pada Anak Sekolah Dasar Dalam Pendidikan Multikultural. Journal Of Human And Education (JAHE), 3(4), 117-125.
Huda, M. M., Maftuh, B., & William, N. (2023). Urgensi Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Pencegahan Konflik Sosial Sejak Dini. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(2), 1015-1022.
Hutagalung, R., & Ramadan, Z. H. (2022). Peran orang tua dalam menanamkan nilai multikultural di lingkungan keluarga siswa sekolah dasar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4967-4991.
Khaerunnisa, U., Darmiyanti, A., & Ferianto, F. (2023). Penerapan Pendidikan Multikultural pada Sekolah Dasar. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 37-48.
Lestari, T. D., & Sa’adah, N. (2021). Pendidikan multikultural solusi atas konflik sosial: Indikasi intoleran dalam keberagaman. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 6(2), 140.
Mus, S., & Hastuti, S. (2024). Pelatihan Pelaksanaan Pendekatan Culturally Responsive Teaching pada Guru Sekolah Dasar. Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(01), 117-123.
Novitasari, S., Ferasinta, F., & Padila, P. (2023). Faktor Media terhadap Kejadian Bullying pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Kesmas Asclepius, 5(1), 1-7.
Rahman, A. F. S., Sriwahyuni, W., Hakim, A. R., Azhar, F., Cahyani, M. O., Elyunandri, H. P., ... & Latif, A. (2021). Sosialisasi Pencegahan Tindakan Bullying Di Sekolah Dasar Negeri 020 Balikpapan Utara. JMM-Jurnal Masyarakat Merdeka, 3(2).
Sipuan, S., Warsah, I., Amin, A., & Adisel, A. (2022). Pendekatan Pendidikan Multikultural. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 8(2), 815-830.
Utami, A. S. F., & Baiti, N. (2018). Pengaruh media sosial terhadap perilaku cyberbullying pada kalangan remaja. Cakrawala-Jurnal Humaniora, 18(2), 257-262.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Arcilia Intan Permadani, ratih kurniasih kurniasih, Rendo Fahestama fahestama (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






