Evaluasi Penerapan K3 Mekanik pada Insiden Kebakaran Kapal MT Federal II di PT ASL Shipyard, Batam

Penulis

  • zaky fitri Universitas Ivet Semarang Penulis
  • oktoberty oktoberty Universitas Ivet Semarang Penulis
  • sahrul sahrul Universitas Ivet Semarang Penulis

DOI:

https://doi.org/10.23960/47rw5f14

Kata Kunci:

K3 Mechanics, Shipfires, Shipyards, HIRARC, Hot Work, ASL Shipyard

Abstrak

Industri galangan kapal memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, terutama terkait bahaya mekanik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi risiko mekanik dan efektivitas pengendalian keselamatan kerja pada kasus kebakaran kapal tanker MT Federal II yang terjadi pada Juni 2025 di PT ASL Shipyard Batam. Metode penelitian menggunakan studi pustaka dan analisis data simulatif untuk mengidentifikasi sumber bahaya, risiko, serta sistem pengendalian yang diterapkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebakaran disebabkan oleh pelanggaran prosedur kerja aman (hot work permit), kurangnya pengawasan, serta kegagalan penggunaan APD. Rekomendasi meliputi penguatan engineering control, pelatihan pekerja, serta penggunaan teknologi monitoring risiko berbasis digital.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

ASL Marine Holdings Ltd. (2023). Corporate Profile and Shipyard Facilities. Diakses dari: [https://www.aslmarine.com](https://www.aslmarine.com)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2025). Laporan Investigasi Awal Kebakaran MT Federal II.

Batamnews.co.id. (2025, Juni 24). Empat Pekerja Tewas dalam Insiden Ledakan Kapal Tanker di PT ASL Shipyard Batam. Diakses dari: [https://www.batamnews.co.id/berita-120484-kapal-tanker-terbakar-di-pt-asl-tanjunguncang-empat-pekerja-tewas-detik-detik-evakuasi-terekam- jelas.html](https://www.batamnews.co.id/berita-120484-kapal-tanker-terbakar- di-pt-asl-tanjunguncang-empat-pekerja-tewas-detik-detik-evakuasi-terekam- jelas.html)

Fatimah, S., & Yanto, D. (2022). Kajian Bahaya Mekanik dalam Kegiatan Reparasi Kapal. Jurnal Teknik K3, 9(1), 44–50.

ILO. (2017). Safety and Health in Shipbuilding and Ship Repairing. Geneva: International Labour Office.

Junaidi, R. (2021). Evaluasi Sistem Permit to Work pada Proyek Pengelasan. Jurnal Keselamatan Kerja, 10(2), 55–61.

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (1996). Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Narasi observatif dan deskriptif berdasarkan praktik umum sektor shipyard Indonesia (disimulasikan).

National Fire Protection Association (NFPA). (2021). NFPA 70B: Recommended Practice for Electrical Equipment Maintenance. Massachusetts: NFPA.

Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepri. (2025). Laporan Pemantauan Awal terhadap Insiden Kebakaran Kapal MT Federal II di PT ASL Shipyard Batam. (Online). Diakses dari: [https://ombudsman.go.id](https://ombudsman.go.id)

OSHA. (2012). Mechanical and Machine Safeguarding. United States Department of Labor. Retrieved from [https://www.osha.gov](https://www.osha.gov)

Permenaker No. 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Tempat Kerja.

Siregar, A. (2016). “Kajian Faktor Penyebab Kebakaran pada Industri Perkapalan.” Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Vol. 4(1), 12–21.

Suma’mur, P. K. (2009). Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan. Jakarta: CV Haji Masagung.

Sunaryo, A. (2020). Manajemen Risiko K3 Industri Galangan Kapal. Yogyakarta: Deepublish.

Wijaya, D. & Nurdiansyah, F. (2019). “Analisis Penerapan K3 Mekanik pada Industri Galangan Kapal di Batam.” Jurnal Teknik Industri Maritim, Vol. 6(2), 45–53.

Diterbitkan

2026-05-20

Cara Mengutip

Evaluasi Penerapan K3 Mekanik pada Insiden Kebakaran Kapal MT Federal II di PT ASL Shipyard, Batam. (2026). Journal of Multidisciplinary Education, 2(1), 125-135. https://doi.org/10.23960/47rw5f14